ANGGANA — Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara yang diwakili oleh Kepala Subseksi I Intelijen, Ramadhan Yeksoyudanto, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Panen Demonstration Plot (Demplot) Padi berbasis Bio-Invigorasi Benih Terintegrasi Sistem Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA) serta Penerapan Digital Farming melalui pemanfaatan Drone Sprayer Agriculture. Agenda sinergi ketahanan pangan ini diselenggarakan di Klaster Gapoktan Mandiri, Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Ir. H. Seno Aji, M.Si., Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim, Jajang Hermawan, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar mewakili Bupati Kukar, jajaran Forkopimda Kaltim, akademisi Politani Samarinda, serta para pengurus kelompok tani setempat.
Rangkaian acara diawali dengan penyampaian laporan hasil inovasi demplot oleh Direktur Politani Samarinda, dilanjutkan dengan sambutan arahan dari para pejabat daerah, demo penggunaan drone sprayer agriculture, serta penyerahan secara simbolis paket bantuan demplot LEISA padi dan cabai kepada perwakilan petani. Penerapan teknologi benih ber-mikroorganisme hayati dan sistem ramah lingkungan LEISA ini terbukti mampu menekan penggunaan pupuk kimia sintetis sekaligus meningkatkan produktivitas Gabah Kering Panen (GKP) hingga 44,83% dibandingkan musim tanam sebelumnya.
Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan prosesi panen demplot padi secara bersama-sama oleh para tamu undangan dan pejabat yang hadir. Momen panen bersama ini menjadi simbol kuatnya sinergi lintas sektor dalam mengawal kedaulatan pangan, meningkatkan kesejahteraan para petani lokal, serta menjaga stabilitas pasokan bahan pokok secara berkelanjutan di Kabupaten Kutai Kartanegara.